Ads

Day 5 Level 10: Kisah Umar Bin Abdul Aziz Mendidik Purta-Putrinya

Kisah Umar bin Abdul Aziz

Hari ini mari kita teladani kisah Umar bin Abdul Aziz mendidik putra putrinya.

Umar bin Abdul Aziz telah menghapal Alquran pada usia anak-anak, ia sangat mencintai ilmu agama. Terbukti dengan kebiasaannya berkumpul dengan para sahabat Nabi dan menimba ilmu di majlis mereka. Ia sering mentadaburi ayat-ayat Al-quran. Tak jarang ia menangis tersedu-sedu ketika membaca maupun mendengarkan lantunan ayat suci al-Quran.

Ibnu Abi Dzi’ib mengisahkan, “Orang yang menyaksikan Umar bin Abdul Aziz yang saat itu masih menjabat Gubernur Madinah, menyampaikan kepadaku bahwa di depan Umar ada seorang laki-laki membaca ayat,

وَإِذَآ أُلْقُوا مِنْهَا مَكَانًا ضَيِّقًا مُّقَرَّنِينَ دَعَوْا هُنَالِكَ ثُبُورًا


“Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu, mereka di sana mengharapkan kebinasaan.” (QS. Al-Furqon: 13).

Maka Umar pun menangis sampai ia tidak bisa menguasai dirinya, pecahlah isak tangisnya, dan ia pun pulang ke rumahnya untuk menyembunyikannya. Dan sikap inilah yang ia tularkan dan ajarkan kepada anak-anaknya. Agar tak hanya mengenal Al Qur'an tapi juga mampu membacanya, menghafalkannya, mengamalkannya juga meresapi setiap makna yang terkandung di dalamnya.

Dikisahkan bahwa Umar bin Abdul Aziz selalu meluangkan waktu khusus di setiap hari Jum’at sebelum ia bertemu dengan masyarakat. Ia berkumpul dengan anak-anaknya sembari membaca dan mempelajari isi al-Qur’an. Dimulai dengan membaca al-Quran dari anak tertua hingga semua anaknya mendapat giliran membaca.

Kita belajar proses mendidik dari Umar bin Abdul Aziz. Pertama, mengalokasikan waktu untuk mendidik bukan menunggu datangnya waktu luangnya dari kesibukan kita. Kedua, sabar dalam proses dan disiplin pada jadwal yang telah dibuat.

Posting Komentar

0 Komentar