Jalan-jalan di Bandung Bareng ASUS Zenbook, Laptop Paling Ringkas Sedunia

by - 4/24/2019 12:29:00 AM

Tepuk tangan meriah peserta mengawali acara gathering ASUS blogger Bandung yang bertempat di Hotel Savoy Homann.

Setelah menikmati jamuan makan siang mewah yang disediakan, Mbak Katerina mulai memperkenalkan diri sekaligus menjelaskan produk terbaru ASUS.

"ASUS Zenbook keluaran terbaru ini adalah laptop paling compact atau ringkas di dunia"

Sebagai travel blogger terkenal yang memiliki jadwal padat dan mobilitas tinggi, mbak Katerina merasa terbantu dengan ASUS Zenbook. Selain ringkas, laptop ini juga ringan dan memiliki performa handal. Cocok untuk travel blogger seperti beliau.

SPESIFIKASI UNGGULAN ASUS ZENBOOK


Kekagumanku pada laptop ini bertambah-tambah saat Mas Anjas, seorang youtuber terkenal, menerangkan lebih detail tentang spesifikasinya. Di antaranya:

1. Paling Ringkas


ASUS tipe Zenbook mempunyai tiga seri: 13 inch UX333FN, 14 inch UX433FN, dan 15 inch UX533FD. Masing-masing berbobot 1.09, 1 19, dan 1.59 kg serta memiliki tebal 16.9, 15.9, 17.9 mm. Dan ketiga-tiganya merupakan laptop paling ringkas di dunia di tiap kelasnya. 


2. Layar yang Sempurna


Dengan teknologi NanoEdge display, laptop ASUS Zenbook ini memberikan kita pengalaman visual yang menakjubkan. Dengan bezel yang ultra tipis, menjadikan rasio screen-to-body laptop ini mencapai 95%,  jauh melebihi laptop bezel tipis lain yang rata-rata hanya sebesar 88%.


Hebatnya lagi, meski memiliki bezel ultra tipis, ASUS Zenbooks tak ingin mengecewakan kita dengan sempat meletakkan webcam IR di bezel atas. Sehingga kita masih tetap bisa video call dengan sudut pandang yang nyaman.

3. Visual yang Spektakuler


Untuk tampilan visual, ASUS Zenbook menawarkan tampilan layar beresolusi tinggi (Full HD atau FHD) 1920x1080 pixel, sudut pandang yang luas (wide-view) sebesar 178° serta menggunakan color space sRGB (standard Red Green Blue) dengan akurasi 100%.

Selain itu, teknologi eksklusif ASUS Splendid dan ASUS Tru2Live Video mengoptimalkan parameter layar untuk menjamin performa warna serta kenyamanan mata kita.


4. Mengetik Lebih Nyaman


Inovasi sederhana kadang membuat perbedaan besar. Inilah yang diperhatikan oleh ASUS dengan me-launching desain ErgoLift pada tipe laptop Zenbooks ini. Desain ini secara otomatis menambah kemiringan 3° pada keyboard ketika pengguna membuka laptop. Sehingga kita bisa merasakan kenyamanan lebih saat lama mengetik.

Di samping itu, sudut bukaan maksimum laptop sebesar 145° -lebih lebar dari kebanyakan laptop - menjadikan kita lebih leluasa mengatur sudut layar yang paling nyaman.


Bahkan saat gelap, kita masih tetap bisa mengetik berkat fitur backlit keyboard. Selain itu, di seri Zenbook 13 dan 14, ASUS juga memperkenalkan NumberPad terbaru: sebuah touchpad yang berfungsi ganda sebagai numeric keypad, sehingga memudahkan kita dalam menginput angka. Bahkan ketika fitur NumberPad aktif, touchpad masih bisa kita gunakan  sebagai penggerak kursor pointer.


5. Performa Handal


Inilah spek yang paling penting bagi para pemburu laptop.

Processor:

ASUS Zenbook dilengkapi dengan prosesor Intel Core i7-8565U generasi ke-8, dua kali lebih cepat dari generasi sebelumnya.

RAM:

Dengan RAM sebesar 16 GB, membuat kita bisa mengerjakan pekerjaan multi-tasking dengan lebih mudah, super-smooth, tanpa nyendat-nyendat atau lemot.

SSD:

Bukan lagi harddisk, melainkan solid-state disk (SSD) PCIe berkapasitas 512 GB yang dipakai ASUS Zenbook sebagai media penyimpan data (storage).

OS:

Windows 10 Pro sudah terpasang sebagai operating system (OS).


6. Baterai On Sepanjang Hari


ASUS Zenbook ditenagai oleh baterai berkapasitas tinggi, Litium-polymer, yang mampu bertahan hingga 14-17 jam.

Engsel ErgoLift juga membantu sirkulasi udara di bawah laptop agar proses pendinginan (cooling) menjadi lebih efektif. Dengan demikian, baterai menjadi lebih awet karena tidak ada daya terbuang akibat overheating.


7. Mengenali Wajah Kita


Bersama Windows 10, ASUS Zenbook membuat kita memegang kendali penuh atas laptop tanpa perlu mengangkat jari sekalipun. Advance biometric hardware yang bekerja dengan Windows Hello dan Cortana membuat kita bisa menghidupkan laptop (dari kondisi sleep) dan log-in hanya dengan wajah kita. Selain itu kita juga memerintah Zenbook denhan suara kita. Wow.


8. Audio Memukau


Teknologi audio yang digunakan pada ASUS Zenbook menggunakan teknologi ASUS Sonic Master yang dikembangkan bersama dengan Harmon Kardon, seorang ahli audio terkenal.

Dan sekali lagi, desain engsel ErgoLift memiliki kelebihan lainnya: membantu meningkatkan performa audio.


9. Pilihan Warna Elegan


Tak hanya performa yang handal, ASUS Zenbook juga memiliki sentuhan warna yang elegan: Royal Blue, Icicle Silver, dan Rose Gold. Benar-benar cool dan eye-catching.


10. Tahan Banting


Jarang sekali ada laptop tahan banting, apalagi lulus beberapa uji standar militer. Dan ASUS Zenbook telah melaluinya: dijatuhkan, vibrasi (getaran), altitude (ketinggian) ekstrem, suhu tinggi, dan suhu rendah. Hingga akhirnya memenuhi standar militer MIL-STD-810G. Luar biasa.


JALAN-JALAN MENYUSURI BANDUNG


Back to the venue.

Setelah mendengarkan paparan dari Mas Anjas, giliran waktunya untuk lomba instagram.

Kami diberi kesempatan untuk memegang dan berfoto bersama laptop paling compact tersebut yakni Zenbook 14 dan 15 sambil berjalan-jalan mencari sudut kota Bandung yang pas untuk difoto.

Keluar dari Hotel Savoy Homann, kami menyusuri jalan Asia Afrika depan hotel, melintasi Museum Konferensi Asia Afrika di Jalan Braga, balik ke jalan Asia Afrika menuju Alun-Alun Bandung dan Masjid Raya Bandung, lalu kembali lagi ke hotel.


Singkat cerita, alhamdulillah, aku terpilih sebagai salah satu dari 10 pemenang lomba instagram. Senang banget rasanya. Terlebih karena gak bisa menjawab soal-soal berhadiah sepanjang acara.

2019 INGIN PUNYA ASUS ZENBOOK


Sebagai seorang ibu muda yang baru mencoba menekuni dunia blogger, untuk mendukung aktivitas ini biasanya aku mengoprasikan beberapa software seperti Adobe Photoshop untuk editing foto dan CorelDraw untuk design grafis. Selain itu aku juga mulai mencoba editing video mengunakan Adobe AfterEffect.

Oleh sebab itu, aku membutuhkan laptop dengan RAM yang besar agar waktu pengerjaan lebih cepat, graphic-nya bagus, storage-nya besar, dan processor-nya mantul alias mantap betul. Namun juga praktis dan ringan agar mudah dibawa-bawa sambil menggendong bayiku yang kini berusia 11 bulan karena ia masih begitu banyak membutuhkan perhatian.


Begitu juga dengan suamiku yang kini menapaki profesinya sebagai seorang Flight Simulation Software Engineer di PT. Dirgantara Indonesia. Beliau butuh spesifikasi laptop yang mirip komputer di kantornya. Agar bisa nge-run simulasi pesawat lebih leluasa di rumah atau di tempat manapun. 


Nah, harapan kami ini semoga bisa terwujud dengan mengunakan laptop ASUS Zenbook UX5333FD.

You May Also Like

0 komentar