Ads

Indikator Kedekatan Anak dengan Orang Tua


Menurut Ustadz Bendri, beberapa indikator seberapa jauh anak dengan ibunya. Kalau salah satu dibawah ini ada, artinya status anak dan ibu "DARURAT", artinya ibu harus mulai pikirkan untuk di rumah saja.  Karena kalau memaksakan bekerja tapi sudah ada 6 indikator rusak ini, maka itu sudah tidak bisa dilakukan. Ini beberapa saran kalau 6 indikasi ini muncul.
Pertaman, Anak selalu membangkang. Terjadi karena ibu yang gagal mengikat hati anak karena sibuk bekerja, indikasinya sederhana, anak selalu melawan apa kata ibunya. Karena kalau ada ikatan hati, anak akan taat meskipun terpaksa. Semua itu karena cinta sama ibunya. Misalnya anak pengan kuliah di ekonomi, tapi orangtua pengan dia di kedokteran, diikutin sama anaknya. 
Kedua, Anak tidak hormat saat dimarahi. Saat kita menunjukkan marah kita, dia malah melawan/membantah. Apalagi sekarang muncul sindrom mommy is enemy. Muncul ketika wanita tidak mengevaluasi perannya sebagai ibu. Mending off dulu kerjanya.
Ketiga, Anak punya privasi. Ini menunjukkan dia tidak nyaman cerita sama ibunya. Bahayanya nanti dia gampang dikadalin. Kalo anak ABG sudah mulai protect hp, bahaya. Gamau curhat.
Keempat, Anak tidak pernah mendengar nasehat orangtua. Anak yang kalau lagi dinasehatin bilang “mama sotoy”. Kalo anak sering bilang “kata mamaku gini”. Bersyukurlah.

Kelima, Anak sudah mulai keluyuran di luar rumah
Terakhir, Anak sudah berani mengatakan kriteria jodoh asal nggak kayak mama.
—–
Ini saya share buat bahan evaluasi sama-sama ya, silahkan di check list. Jangan sampe nunggu ini terjadi.. yuk sama-sama segera perbaiki fungsi dasar – mari kuatkan ikhtiar dan do'a menjadi ibu yang dirindukan..
—–

KESIMPULAN

Harus diingat, kalo ibu dan istri itu profesi utama, yang lain itu cuma sambilan.
Kalo alasan ibu kerja itu udah hilang, maka sebaiknya segera kembali ke fungsi utama di rumah.
—–
Yang paling penting itu peran suami supaya peran ibu nggak dimusuhin anak. Karena sekarang kebanyakan perannya tertukar. Ibu ngelarang makan es krim. Tapi ayahnya ngebolehin. Kan nggak nyambung, jadi visi misi keluarga juga harus dikembalikan lagi.
Peran ibu itu memberi rasa nyaman. Peran ayah itu menegakkan aturan.
—–
Aturan itu wilayah bapak. Ibu itu bikin nyaman. 
Kalo jaman dulu nggak ngerti parenting tapi fungsinya dijalankan dengan benar, karena yang biasa bikin nangis ayahnya, kalau jaman sekarang banyaknya mamanya. Akhirnya anak deketnya sama siapa? orang lain? jangan sampai.
—–
Suami bantu istri mendapatkan al wadudnya.
Istri jangan ambil alih wilayah aturan.
Kalo anak salah, jangan ngadu ke ayah. Bilang, nanti mama bilang apa sm papa? Ajarin anak jujur..
Karena Al quran menyebutkan, aturan itu dipegang suami. Istri itu hanya memberikan usulan.
—–
Kemudian, penting bapak dan ibu untuk lakukan harmonisasi. Karena kadang masalah anak itu cm 20%. Sebagian besar itu masalah suami istri yang nggak beres dan berdampak ke anak.
—–
Suami harus bantu istri menjadi ibu yang dirindukan.. bahagiakan.. gembirakan.. buat dia merasa diperhatikan..
—–
Intinya kerja boleh asal memenuhi syarat fungsi dasar seorang ibu yang dirindukan anaknya..
Note: mohon maaf kalo ada salah-salah kata dalam menyarikan isi kajian dari Ustadz Bendri

Posting Komentar

0 Komentar