Day 7 Level 5: Mengenal Tafsir Ibnu Katsir

by - 1/26/2019 02:46:00 AM


Engkau tak akan mampu berlama-lama membaca al-qur'an jika tidak tahu apa yang tertulis di dalamnya. Padahal al-qur'an adalah sumber kebahagian untuk yang membacanya disemua alam (dunia, baka,dan akhirat). Al-Imam Asy-Syaukani rahimahullah -beliau juga menulis tafsir berjudul Fathul Qadir- mengatakan bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir terbaik. Tafsir ini sangat saya rekomendasikan bagi teman-teman yang baru ingin membeli buku tafsir karena ringkas hanya 10 jilid dan harganya lebih terjangkau sekitar  950 ribu sampai 1.1 juta, tergantung penerbit mana. Saya membelinya dengan ikut mencicil selama 11 bulan pada teman seasrama yang menjual buku.


Namun jika ingin yang lebih ringkas lagi hanya delapan jilid bisa membeli tafsir Al-Aitsar, saya hanya punya satu jilid ke delapan harganya hanya 200 ribuan. Tafsir pertama yang saya miliki karena saat itu mulai menghafal al-qur'an namun belum memiliki uang untuk membeli tafsir Ibnu Katsir. Atau tafsir Juz 'Amma saja karya Syaikh Al-'Utsaimin.




Kenapa saat itu saya tidak melanjutkan membeli jilid selanjudnya dari tafsir Al-Aisar? karena uang saya hanya cukup untuk mencicil tafsir Ibnu Katsir setiap bulannya, hehehe jika saja uang saya cukup tentu saya akan beli Al-Aisar dulu yang perjilidnya sekitar 100-200 ribuan. Dan semakin lupa melengkapinya karena sudah tergiur keindahan tafsir Imam At-Thabari. Namun jika teman-teman memiliki rezeki lebih, memiliki banyak buku tafsir tidak ada ruginya, kita akan semakin kaya kosa kata penafsiran dan dapat lebih luas membaca al-qur'an.



Misalnya di tafsir Al-Aisar hanya tertulis arti perkalimat dan garis besar tafsirnya saja, kita akan menjumpai di tafsir Ibnu Katsir lebih dalam lagi ulasannya. Nah, berbicara tentang tafsir Ibnu Katsir tentu kita perlu juga tahu siapa penulisnya. Dulu di abad ke-8 Hijriyah lahir seorang ulama ahli tafsir yang merupakan alumnus akhir madrasah tafsir dengan atsar. Dialah Isma’il bin ‘Umar bin Katsir rahimahullah, salah seorang murid Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah (wafat tahun 774 H). Tafsirnya ini dijadikan rujukan oleh para ulama dan penuntut ilmu semenjak jaman beliau hingga sekarang.


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP

#ForThingtoChangeIMustChangeFirst

You May Also Like

0 komentar