Ads

Day 3 Level 5: Tips Menjaga Semangat Mengajari Balita Menghafal Al-Qur'an


Mengahafalkan Al-qur'an adalah sebuah proses panjang yang tidak dapat langsung didapatkan manfaatnya, butuh banyak kesabaran yang akan menguras tenaga dan waktu yang kita miliki. Apalagi untuk mengajari anak-anak kita menghafalkan al-qur'an sejak balita, mungkin akan merasakan lelah, jenuh, bosan karena saya sendiri pun kadang-kadang merasakannya. Inilah perlunya bagi orang tua untuk tahu terlebih dahulu alasan mendasar dari keutamaan menghafal al-qur'an. Agar semakin kuat kesabarannya dan semangat menjalaninya. Walau mungking hafalan sendiri hilang ingat hilang ingat. hwhwhw


Silahkan simak ringkasan saya tentang keutamaan menghafalkan al qur'an : Keutamaan Membaca dan Menghafal Al-qur'an  


Selain mengingat keutamaan tersebut. Kita juga bisa mengingat kembali bagaimana para ulama kita terdahulu dalam berinteraksi dengan al-Qur'an dan juga prestasi anak-anak jaman sekarang dalam berinteraksi dengan al-qur'an.

Ulama Terdahulu :
  • Imam Syafi’i (150 H-204H), hafal Al-Quran ketika usia 7 tahun, Fuqaha sekaligus Muhadits.
  • Imam Ath-Thabari (224 H – 310 H), hafal Al-Quran sejak usia 7 tahun, Mufassir
  • Ibnu Qudamah (541 H – 620 H), hafal Al-Quran usia 10 tahun, ulama
  • Ibnu Sina ( 370 H- 428 H), hafal Al-Quran umur 5 tahun, pakar kedokteran
  • Imam Nawawi, (631- 676 H) hafal Al-Quran sebelum usia baligh, Fuqaha sekaligus Muhadits
  • Imam Ahmad bin Hanbal, hafal Al-Quran sejak kecil, ahli fiqh
  • Ibnu Khaldun (732 H- 808 H), hafal Al-Quran usia 7 tahun, ahli politik
  • Imam As-Suyuthi (w: 911 H), hafal Al-Qur’an sebelum umur 8 tahun.
  • Ibnu Hajar Al-Atsqalani (w: 852 H) hafal Al-Qur’an ketika berusia 9 tahun.
  • Jamaluddin Al-Mizzi (w: 742 H), hafal al-Qur’an ketika kecil
  • Muhammad Al Fatih ( 835 -886 H), Hafal al-Quran, Penguasa Utsmani, Penakluk Konstantinopel

Ulama kontemporer :
  • Hasan Al Banna, hafal sejak 12 tahun, tokoh Pergerakan Islam
  • Sayyid Quthb, hafal sejak 10 tahun, tafsir Fi Dzilalil Quran
  • Yusuf Qaradhawi, hafal sejak 10 tahun, pakar fiqh kontemporer
  • Raja Arab Saudi Faisal bin Abdul Aziz, hafal sejak usia 19 tahun
  • Presiden Mesir, Mursi
Anak-anak saat ini :
  • Maariya, Gadis Inggris, hafal qur'an sejak usia 7 tahun

  • Basyir, Anak Indonesia, hafal qur'an sejak usia 12 tahun

  • Musa, Anak Indonesia, hafal qur'an sejak usia 5,5 tahun

simak kisah singkatnya : Belajar dari Orang Tua Musa

Mengapa Pendidikan Al Quran Itu Harus Sejak Dini?
Dinyatakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh At Thabrani, bahwa ada 3 perkara yang harus diajarkan kepada anak-anak kita. Pertama, mengajarkan bagaimana mencintai Nabi dan Rasul kita; Kedua, mengajarkan pula untuk mencintai keluarga Rasulnya; Dan yang ketiga adalah mengajarkan anak kita untuk tak hanya mengenal al-Quran, tapi juga mengajarkan mereka untuk membacanya sesuai dengan tajwidnya. Lebih-lebih kita mampu mengajaknya bersama-sama untuk menghafalkan al-Quran. Berikut haditsnya,
“Didiklah anak-anakmu dengan tiga perkara : mencintai Nabimu, mencintai ahlul baitnya dan membaca Al-Qur’an karena orang-orang yang memelihara Al-Qur’an itu berada dalam lingkungan singasana Allah pada hari ketika tidak ada perlindungan-Nya, mereka beserta para nabi-Nya dan orang-orang suci.” (HR. Ath Thabrani).
Pembelajar ini, tentu dilakukan sembari saya mengajarkan dan mengenalkan kepada Utsmna tentang ketauhidan kepada Allah Ta’ala sambil membacakan terjemahan Al-Qur'an. Terakhir, semoga kita dimampukan oleh Allah mendidik anak-anak kita menjadi anak yang shalih. Aamiin
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingtoChangeIMustChangeFirst

Posting Komentar

0 Komentar