Ads

Belajar dari Orang Tua Musa


Musa, seorang penghafal Al-qur’an cilik sejak usia 5,5 tahun, dan alhamdulillah di usianya ke 7 tahun, prestasinya sudah melimpah bukan hanya terbaik di Indonesia tetapi juga terbaik di dunia dalam ajang menghafal Al-Qur’an.
Prestasi terbarunya 14 April 2016 kemarin, adik Musa berhasil juara ke-3 mengalahkan 80 peserta dari 60 negara pada ajang Musabaqah Hifzil Al-Qur’an Internasional di Mesir. Luar biasanya lagi, Musa wakil Indonesia adalah peserta termuda, karena peserta lain rata-rata usianya 10 tahun.
Nah, dibalik sosok ajaib Musa tentu ada orangtua yang menjadi mentor sejatinya sehingga Musa tumbuh dan berkembang mejadi sang Hafidz seperti sekarang ini. Lewat dinding facebooknya Ayah Musa, ustadz La Ode Abu Hanafi menjelaskan bahwa istrinya (sang ibunda) melatih Musa secara mandiri setiap hari. Kedua orangtua Musa hadir dalam pendidikan Al-Qur’an Musa.

Cara mendidik orang tua Musa ini dapat menjadi teladan sekaligus inspirasi buat keluarga Indonesia dalam mendidik dan membesarkan anak. Terakir, Anda adalah orang tuanya. Akan seperti apa anak anda, tergantung bagaimana anda memilih pendidikan untuknya.

Posting Komentar

0 Komentar