Ads

Day 3 Level 3: Metode MP-ASI Ustman


Setelah bersama suami mencari berbagai metode pemberian MP-ASI, kami berdua mantap untuk memilih metode yang dianjurkan oleh IDAI dan WHO. Sehingga ketika Utsman akan diberi MP-ASI nanti langsung dapat menu empat bintang, bukan menu tunggal dulu seperti metode food combining, atau hanya buah dan sayur dulu seperti metode vegetarian, apalagi yang dalam bentuk finger food (prongkolan) dan makan sendiri seperti metode Baby Led Weaning di usia 6 bulan..
.
Mengetahui dengan detail masing-masing metode yang ditawarkan membuat kita bisa lebih tenang dalam memilih karena tidak asal ikut-ikutan. Pun materi dan tenaga yang dikeluarkan harapannya sebanding dengan hasil maksimal yang akan diperoleh. Sedih kan misal kita hanya sekedar ikut si A pake metode ini tapi kita tidak tahu kenapa harus itu, atau wah bisa makan sendiri, hanya karena ada yang menyebut "pinter ya" "lucu banget sih" kita jadi ikutan metode tersebut. Padahal dampak memilih pola makan yang salah bagi bayi ini sangat mempengaruhi nutrisi yang dibutuhkan anak kita di 1000 hari pertama kehidupannya dan tentunya sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya (stunting) yang dapat berdampak pada kualitas kehidupannya saat dewasa.

mengutip dari tulisan saya disini
Stunting (kerdil) adalah gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka waktu lama, sejak masih dalam kandungan (janin) hingga anak berusia dua tahun. Bayi yang mengalami stunting tidak hanya memiliki postur tubuh lebih pendek dari anak normal seusianya, namun juga memiliki tingkat kecerdasan yang tidak maksimal, rentan terhadap penyakit, dan di masa depan beresiko memiliki tingkat produktivitas yang rendah. 
Faktanya, stunting bukan hanya masalah keluarga miskin. Data Riset Kesehatan Dasar 2013 dari Kemenkes[2] menyebutkan sekitar 29% anak stunting berasal dari keluarga kaya. Artinya, stunting tak hanya disebabkan oleh asupan gizi yang kurang –yang menjadi persoalan utama keluarga tidak mampu-, melainkan juga kesalahan pola asuh -yang bisa terjadi di keluarga mampu-, seperti gagal dalam pemberian ASI ekslusif dan tidak tepat dalam memilih metode pemberian MP-ASI.
Nah banyak juga penelitian yang menunjukkan jika anak stunting berhubungan dengan rendahnya prestasi pendidikan, menurunnya lama pendidikan, dan rendahnya pendapatan saat anak tersebut saat dewasa dibandingkan dengan yang tidak stunting. Anak stunting memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk tumbuh menjadi dewasa yang kurang berpendidikan, miskin, kurang sehat dan lebih rentan terhadap penyakit tidak menular.

Jika kita salah dalam memilih metode pemberian MP-ASI ini, lantas bagaimana ia akan menjadi seorang mulim yang kuat? sehat akal dan jiwanya. Bukankah Rasulullaah SAW adalah seorang yang kuat, sudah berdagang ke luar negeri dan menjadi pengusaha sukses diusia belasan tahun? Dan menjadi pribadi yang Jika bukan Rasulullah, siapakah yang lebih baik untuk menjadi contoh anak kita dalam menjalani dinamika kehidupan ini saat ia dewasa?

Nah Mak, serem bangetkan jika kita salah metode pemberian MP-ASI! 

Nama Proyek : Memilih Metode MP-ASI

Maksud :
Meningkatkan kecerdasan intelektual : Mengetahui berbagai macam metode MP-ASI agar dapat memilih metode pemberian MP-ASI yang tepat
Tujuan: Menanamkan pentingnya berilmu sebelum praktek (beramal)
Waktu: Kamis 1 Nov 2018
Durasi: 2 jam (Pukul 5.00 - 7.00)
Leader: Suami
Manajer: Saya

#KuliahBundaSayang

#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam

Posting Komentar

0 Komentar