Ads

Day 2 Level 2: Hanya untuk meraih keridhaNya

.
Peran utama kita saat ini sebagai seorang muslimah, istri dan ibu adalah dengan menjalankan peran maksimal kita sebagai istri yang menyejukkan pandangan suami dan madrasah yang baik untuk mendidik anak-anak kita. Namun ternyata tidaklah sesederhana itu, karena parameter menjadi penyejuk pandangan suami dan madrasah yang baik tidak terbatas atau berbeda2 pada masing-masing keluarga tergantung profesi tambahan apa yang diambil sebagai sebuah amanah yang tidak kalah banyaknya menguras waktu, pikiran dan tenaga. Belum lagi jika ditambah parameter tidak ada sanak keluarga atau khadimat (PRT) yang dapat membantunya menyelesaikan pekerjaan domestik yang seakan tidak ada habisnya.
.
Saya sendiri masuk kategori yang mengambil amanah lebih selain menjadi istri dan ibu. Menjalankan peran sebagai istri dan ibu plus ingin tetap bisa bermanfaat bagi banyak orang di luar lingkungan keluarga adalah keputusan yang saya ambil bersama suami. Sehingga membutuhkan kerjasama yang baik dengan suami agar saya tetap bisa menjalankan amanah sebagai istri dan ibu serta tetap terus berbagi manfaat untuk lingkungan luar. Agar semua normal dan berjalan baik, kami (saya dan suami) sepakat menerapkan semangat fastabiqul khairat. Bukan lempar2an seperti melimpahkan semua pekerjaan domestik kepada salah satu pihak, namun kami berusaha memandangnya sebagai sebuah amal ibadah dalam bentuk saling tolong menolong. Selain itu, saya memang mencoba membiasakan diri untuk mempersiapkan pekerjaan domestik satu pekan dalan waktu tiga hari. Misalnya jika saya sedang mencuci sambil bikin food preparation dan memasak, tiba2 Utsman menangis minta disusui, maka pekerjaan tidak begitu saja berhenti menunggu saya menyusui hingga menidurkan Utsman. Namun alhamdulillah dengan tanggap suami membantu melanjutkan minimal salah satu pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan seperti mencuci. Maklum seorang laki-laki bukan tipe yang multitalenta, wkwkwk. Jika tidak seperti ini maka to do list baik milik saya atau pun suami akan berjalan mundur dan kacaulah agenda dalam sepekan.
.
Inilah semangat kebiasaan yang ingin selalu saya dan suami lakukan bersama, semangat fastabiqul khairat untuk mengharapkan keridhaan Allah saja, karena konsekuensi menjadikan kelelahan sebagai raja membuat rencana yang sudah dilist berjalan mundur tidak tepat waktu. Maka kami selalu melatih diri kami untuk pantang istirahat sebelum semua to do list selesai.
.
#hari2
#tantangan10hari
#gamelevel2
#melatihkemandirian
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Posting Komentar

2 Komentar