Ads

Day 4 Level 1: Tazkiyatun Nafs


.
Pernah mendengar ucapan: Apa yang keluar dari lisanmu mencerminkan dirimu. Untuk dapat melakukan komunikasi yang produktif baik dengan pasangan, anak atau orang lain dibutuhkan tazkiyatunnafs yang benar dalam diri setiap muslim.
.
Tazkiyatunnafs secara sederhana dimaknai dengan pensucia jiwa, membersihkan hati dengan banyak mendekat, memohon ampun, menjaga serta berhati-hati dari hal-hal yang syubhat apalagi haram atau waro' kepada Allah dengan harapan keridhaan Allah SWT agar ditambah hidayah sehingga fitrah nurani memancar dalam akhlaq dan sikap serta kesadaran yang tinggi atas peran. Inilah pondasi awal menjalani kehidupan di dunia ini, selanjutnya hanya masalah teknis.
.
Tujuan tazkiyatunnafs orang tua adalah agar kita kembali pada kesadaran fitrah kita dengan memahami konsep pendidikan sejati sesuai fitrah. Karena ketika orang tua menginginkan anaknya shalih maka orang tua harus memahami konsep kesejatian/fitrah anak dan makna keshalihan sesungguhnya. Karena shalih adalah amal bukan hanya status.
.
Sedangkan tujuan tazkiyatunnafs pasangan suami istri adalah agar kehidupan rumah tangga yang dibangun tercipta sakinah, mawaddah wa rahmah. Sehingga dapat saling mencintai karena Allah dan bersabar menerima kekurangan satu sama lain tanpa harus saling mencela selama pernikah yang berjalan masih dapat menerapkan hukum-hukum Allah.
.
Dalam mendidik anak, pada umumnya kecemasan, obsesif, banyak menuntut atau banyak memaksa atau sebaliknya, tidak konsisten (dalam arti sesuai fitrah anak, bukan obsesi orang tua), tidak percaya diri mendidik anak, muncul karena kurangnya tazkiyatun nafs para orang tuanya mudah terpengaruh oleh tututan atau perlakuan yang tidak sesuai atau menciderai fitrah.
.
Mensucikan fitrah dan jiwa kita agar kita mampu melihat dengan jernih fitrah-fitrah baik dan unik dalam diri anak kita. Pada intinya, semua ini adalah upaya kita merubah pola pikir dan pola jiwa yang akhirnya melahirkan keyakinan hati sehingga kesabaran akan muncul. Dari kesabaran akan muncul kreativitas baik dalam ucapan atau perbuatan untuk menciptakan imaji positif. Sebaliknya ketidak sabaran dalam berumah tangga atau mendidik anak akan memunculkan imaji negatif yang akan melahirkan luka persepsi dan luka itu akan membuat pensikapan yang buruk ketika anak kita dewasa.
.
Sampai disini kita sama-sama menyadari bahwa komunikasi produktif dapat membentuk pribadi yang shalih untuk anak-anak kita sedangkan untuk memiliki kemampuan berkomunikasi produktif secara natural dibutuhkan kebersihan hati (tazkiyatunnafs) sebelum memulai mendidik dengan kitab dan hikmah. Untuk itu baiknya kita segera memperbaiki dan menyiapkan diri, menguatkan mental, membersihkan segala emosi dan dendam pribadi untuk memulai mendidik anak-anak kita dengan cinta.
.
❤❤❤❤❤
.
Tersebab cinta yang benar kepada Allah dalam mendidik anak-anak, yang akan keluar adalah kata-kata kasih penuh hikmah sepanjang masa dan kelelahan-kelelahan tak terasa karena bernilai ibadah disisinya.
.
❤❤❤❤❤
.
Ba'da Isya'
Saya: Mas, besok belajar bareng sebentar ba'da subuh ya.
Suami: Iya, sambil megang HP.
#####
Ba'da Subuh
Saya: Mas, ayuk dimulai forumnya.
Suami: Mulai apa? #lupa
Saya: Baca buku FBE
Suamu: Oh iya, yuk
Saya: ❤❤❤
.
Materi diatas adalah materi yang sempat saya pelajari bersama suami di forum rutin keluarga setiap ba'da shalat subuh.
.
#hari4
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Posting Komentar

0 Komentar