Teknik Memulai Home Education

by - 4/16/2018 02:11:00 AM


Disclaimer : materi yang saya tulis ini bukan milik saya. All credits dari Tim Pengurus HEbAT Pusat. Saya tuliskan kembali dengan tujuan sebagai catatan pribadi dan berbagi manfaat.


Sebelumnya kita pahami dulu HE adalah kewajiban syar’i kita sebagai orangtua. Bahkan menurut saya justru jadi ilmu wajib bagi para calon ibu dan calon bapak. Home Education itu dimulai dari satu pemahaman para fasilitator utamanya yaitu kita sebagai orangtuanya.

Maka mulailah:
[1] Berdiskusi secara rutin antara anda dan pasangan tentang konsep HE. Tentukan jadwal khusus untuk anda bersungguh-sungguh membahas hal ini.
[2] Seringlah belajar bersama dengan pasangan kita tentang HE, baik dengan silaturahim, ikut seminar, bedah buku dll. Kemudian segera tentukan apa hal -hal baik yang bisa segera kita terapkan di keluarga kita.
[3] Berpeganglah teguh pada Al Quran dan Hadist sebagai acuan utama kita mendidik anak. Yang lain hanya jadikan referensi, jangan justru membuat anda bingung.
[4] Belajarlah melihat potensi unik anak-anak kita, kemudian perkuat sisi keunikan tersebut, ingat anak kita adalah “limited edition” hanya kita yang paham, jangan pasrahkan ke orang lain.
[5] Mulailah membuat kurikulum untuk anak-anak kita dengan sederhana, mulai dari aktivitas mereka 0-2 tahun dan 2-7 tahun.
[6] Perkuat bonding anda bersama anak-anak di usia 0-7 tahun ini. Perkuat dengan bahasa ibu dan bermain bersama alam. Jadi sebaiknya jangan terlalu dini memasukkan anak ke lembaga yang bernama “sekolah”.
[7] Ketika sudah memasuki usia sekolah perkaya wawasan anak dengan berbagai konsep pendidikan. Ingat “sekolah” itu hanya bagian pilihan dari pendidikan, bukan satu-satunya.
[8] Konsep utama HE adalah Iqra’ dan thalabul ‘ilmi. Jadi urusannya adalah belajar atau tidak belajar bukan sekolah atau tidak sekolah.

Oleh : Bunda Septi Peni Wulandani
Disusun oleh: Tim Pengurus Pusat HEbAT

You May Also Like

0 komentar