Iblis Menjauhkan Kita dari Al Qur'an

by - 3/18/2018 03:11:00 AM


Iblis Penyebab Utama Jauhnya Kita dari Al-Qur’an

Iblis -semoga Allah melaknatnya-, selalu berusaha memalingkan kita dari kitab Rabb semesta alam, dengan berbagai cara hingga memperoleh banyak keberhasilan yang gemilang.

Iblis -semoga Allah melaknatnya-, telah sukses menjauhkan kita dari Kalam Pencipta kita.

Iblis -semoga Allah melaknatnya-, berhasil membuat sebagian besar umat Islam tidak membaca Al-Qur’an kecuali pada bulan Ramadhan saja.

Pernahkan kita merasakan, setiap kali kita hendak membuka Al-Qur’an, kita teringat dengan keluarga, dengan istri, dengan suami, dengan gaji, dengan barang belanjaan, dengan telepon, dengan pinjaman, dengan pekerjaan, dengan makan siang, dengan makan malam dan berbagai hal lainnya. Inilah sebagian bentuk dari tipu daya Iblis -semoga Allah melaknatnya-.

Iblis -semoga Allah melaknatnya-, telah sukses menjadikan kita jauh dari membaca Al-Qur’an. Jika kita membacanya, kita tidak memahaminya. Dan jika kita memahaminya, kita tidak merenunginya.
Allah Azza wa Jalla berfirman:


“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya, dan supaya orang-orang yang mempunyai pikiran mendapat pelajaran.” (Qs. Shad: 29)

Iblis -semoga Allah melaknatnya-, berhasil membuat kita mampu beralasan dengan alasan-alasan yang sudah disebutkan di atas. Tetapi mengapa? Mengapa Iblis -semoga Allah melaknatnya-, berusaha menjerumuskan banyak manusia dari jalan ini?

Kita wajib mengetahui kaidah-kaidah berikut ini:

a.      Siapa musuh pertama semua manusia?

Jawabanya adalah Iblis -semoga Allah melaknatnya-, dalilnya adalah firman Allah Azza wa Jalla:



“Sesungguhnya, setan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia sebagai musuh (mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fathir: 6)
b.      Apa tujuan utama dari musuh manusia ini?



“... sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fathir: 6)

Tujuan tertinggi Iblis -semoga Allah melaknatnya- adalah memasukkan manusia seluruhnya ke dalam neraka. Sebagaimana Iblis -semoga Allah melaknatnya- pernah bersumpah dengan kekuasaan Rabb semesta alam untuk menyesatkan semua manusia, sebagaimana Allah Azza wa Jalla berfirman,

 

“Iblis menjawab, Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya.” (QS. Shad: 82)

c.      Bagaimana cara Iblis menyesatkan manusia dan merealisasikan tujuannya?
Cara mereka hanya satu, yaitu:



“Setan telah menguasai mereka dan menjadikan mereka lupa mengingat Allah.” (QS.Al-Mujadillah: 19)

Setan menjadikan manusia lupa mengingat Allah, dan menjadikan manusia selalu mengingat harta, keluarga, istri atau suami dan pekerjaan. Inilah strategi terjitu iblis adalah dengan mencabut dzikir kepada Rabb semesta alam dari jiwa-jiwa manusia, dari hati kita dan dari hidup kita.

Lantas apa hubungan semua ini dengan dengan menghafal Al-Qur’an?

Simak lanjutannya pada artikel terkait berikutnya: AlQur’an Dzikir yang Paling Agung

You May Also Like

0 komentar